Penguatan Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Tahun 2026, Wali Kota Tekankan Mutu, Waktu dan Pengawasan
13 August 2026
Payakumbuh, 11 Agustus 2026 — Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Payakumbuh melaksanakan Rapat Koordinasi Penguatan Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Tahun Anggaran 2026 bertempat di Aula Dinas PUPR Kota Payakumbuh.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, dan diikuti oleh sejumlah pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan, di antaranya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), penyedia jasa konstruksi, serta konsultan konstruksi.
Dalam arahannya, Wali Kota Payakumbuh menekankan pentingnya penguatan komitmen, tanggung jawab, kerja sama, dan koordinasi seluruh pihak dalam memastikan pelaksanaan pekerjaan konstruksi Tahun Anggaran 2026 berjalan secara optimal.
Pelaksanaan pekerjaan konstruksi diharapkan memenuhi prinsip tepat mutu, tepat biaya, tepat waktu, tepat volume, dan tepat sasaran, serta dilaksanakan dengan tertib administrasi dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan maupun dokumen kontrak.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Muslim memaparkan bahwa fokus utama pembangunan Tahun 2026 meliputi pembangunan gedung shelter, rehabilitasi jaringan irigasi, normalisasi dan pemeliharaan sungai, pembangunan dan rehabilitasi drainase, pembangunan jalan lingkungan, penyediaan sarana pendukung pengelolaan persampahan, serta peningkatan, rekonstruksi, pemeliharaan dan pelebaran jalan menuju standar. Untuk mendukung pelaksanaan berbagai program tersebut, total anggaran belanja modal Dinas PUPR Kota Payakumbuh tahun 2026 tercatat sebesar Rp69,7 miliar yang bersumber dari anggaran DAU, TKD dan Banpres.
Dalam pelaksanaan pekerjaan fisik, seluruh proses pemilihan penyedia jasa dilakukan melalui metode e-purchasing melalui mini kompetisi maupun tender. Berdasarkan pembaruan yang dipaparkan, terdapat sejumlah paket pada bidang SDA, Cipta Karya, Bina Marga, dan Bina Konstruksi yang berada pada tahapan proses pemilihan maupun telah terkontrak.
Untuk memastikan kualitas pembangunan, Dinas PUPR juga memperkuat sistem pengawasan kegiatan fisik. Pengawasan dilakukan terhadap mutu, spesifikasi teknis, keselamatan kerja, progres, serta waktu pelaksanaan pekerjaan melalui Tim Kota Pengawas Pekerjaan Konstruksi Kota Payakumbuh dan konsultan pengawas.
Selain itu, penguatan fungsi UPTD Laboratorium Konstruksi dilakukan untuk memastikan mutu dan kualitas pekerjaan melalui pengujian material dan hasil pekerjaan secara berkala maupun sampling. Dengan demikian, pengawasan dilakukan secara berlapis untuk memastikan setiap pekerjaan memenuhi standar mutu, spesifikasi teknis, ketepatan waktu, efisiensi biaya, dan keselamatan kerja.
Dalam paparan tersebut turut disampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi Dinas PUPR, di antaranya keterbatasan jumlah personel untuk melakukan pengawasan terhadap pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan. Selain itu, harga penawaran pada proses mini kompetisi cenderung berada 15–20 persen di bawah nilai yang tersedia, yang perlu menjadi perhatian karena dikhawatirkan dapat berdampak terhadap kualitas dan mutu pekerjaan.
Dalam pertemuan ini, Wali Kota juga menekankan agar setiap penyedia jasa memenuhi target progres sesuai jadwal kontrak, menjamin mutu material dan hasil pekerjaan, mematuhi spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak, menjaga keselamatan kerja serta ketertiban lokasi, dan menyampaikan laporan progres secara akurat dan berkala.
Karena itu, diperlukan penguatan koordinasi dan pengendalian sejak tahap pelaksanaan hingga penyelesaian pekerjaan. Dinas PUPR juga meminta dukungan koordinasi lintas perangkat daerah apabila terdapat kendala di lapangan, penetapan prioritas terhadap pekerjaan yang menyangkut pelayanan masyarakat, serta arahan terkait pengendalian kualitas dan percepatan pelaksanaan pekerjaan.
Melalui rapat koordinasi ini, seluruh pihak yang terlibat diharapkan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional, transparan, dan akuntabel. Penguatan koordinasi dan pengawasan menjadi bagian penting dalam memastikan setiap pekerjaan konstruksi Tahun Anggaran 2026 menghasilkan pembangunan yang berkualitas, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Payakumbuh.
Dinas PUPR Kota Payakumbuh berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan pembangunan guna mendukung pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang efektif, berkualitas, aman, dan berkelanjutan.




