INFORMASI

Perkuat SDM Konstruksi, Dinas PUPR Payakumbuh dan Kementerian PU Gelar Uji Kompetensi 2026

PAYAKUMBUH – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Payakumbuh bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) I Banda Aceh Kementerian PU dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Gatensi Karya Konstruksi Wilayah Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Pembekalan dan Uji Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi Strategis Tahun 2026, Senin 28 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada 28–29 September 2026 tersebut dilaksanakan di Aula Sanggar SKB Kota Payakumbuh dan diikuti sebanyak 114 tenaga kerja konstruksi dari berbagai jenjang, mulai dari level 1 dan 2 (tukang) hingga level 4, 5 dan 6 (terampil).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, SKM, MPPM. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas, profesionalisme, dan daya saing tenaga kerja konstruksi daerah. Pembangunan infrastruktur yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh perencanaan dan pembiayaan yang baik, tetapi juga oleh kompetensi sumber daya manusia yang terlibat dalam pelaksanaannya.

Plt. Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh, Hamka Lubis, S.T., M.Tech. menyampaikan bahwa pemenuhan standar kompetensi menjadi syarat penting bagi tenaga kerja konstruksi untuk memperoleh peluang kerja yang lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan. Kewajiban kepemilikan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) bagi tenaga kerja konstruksi juga merupakan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.

Kegiatan dilakukan melalui serangkaian pembekalan materi teknis terkait regulasi jasa konstruksi, Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), identifikasi bahaya dan penilaian risiko, pemeriksaan keselamatan dan kesehatan kerja, pembacaan gambar kerja, spesifikasi teknis, pengendalian mutu, metode pelaksanaan pekerjaan sipil hingga pengendalian waktu dan biaya pekerjaan konstruksi. Materi ini disampaikan oleh narasumber berkompeten di bidang konstruksi. Selanjutnya, peserta mengikuti proses asesmen dan uji kompetensi yang dilaksanakan oleh asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Gatensi Karya Konstruksi Wilayah Sumatera Barat. Melalui proses ini, peserta diharapkan memperoleh pengakuan kompetensi yang sesuai dengan standar nasional sektor jasa konstruksi.

Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh, Muslim, S.T., M.Si., menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi merupakan bagian penting dalam mendukung kualitas pembangunan infrastruktur di daerah. Peserta diharapkan mampu menerapkan standar dan spesifikasi teknis dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi sekaligus memahami pentingnya keselamatan konstruksi. Dalam arahannya, terdapat penekanan bahwa tidak boleh ada pekerjaan konstruksi di Kota Payakumbuh yang tidak sesuai standar.

“Terjaminnya kualitas konstruksi harus menjadi perhatian bersama. Pekerjaan konstruksi harus dilaksanakan sesuai standar dan spesifikasi teknis, sekaligus memastikan keselamatan keteknikan, keselamatan dan kesehatan kerja, keselamatan publik, serta keselamatan lingkungan.” ujarnya. Lebih lanjut, ketersediaan tenaga kerja konstruksi yang kompeten dan bersertifikat dinilai penting dalam menghadapi persaingan di dunia jasa konstruksi. Tenaga kerja yang handal, kompeten dan bersertifikat diharapkan dapat meningkatkan daya saing sekaligus mendukung kesejahteraan pekerja konstruksi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Payakumbuh terus mendorong terbentuknya sumber daya manusia konstruksi yang kompeten, profesional, bersertifikat dan berdaya saing, sehingga dapat mendukung terwujudnya pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkeselamatan di Kota Payakumbuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

STRATEGI PASTI PAS

BARCODE PENGADUAN

Statistik Pengunjung

  • Today's visitors:0
  • Today's page views 0
  • Total visitors 34
  • Total page views 92